Jalan Raya Bogor Kramatjati Jakarta Timur

Latest Post

Hujan Tiap Hari, Harga Sayur Melambung Tinggi

Written By sayurmarket on Wednesday, January 16, 2013 | 12:29 PM

Jombang (beritajatim.com) - Harga komoditas sayuran di sejumlah pasar tradisonal Jombang mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak sepekan terakhir ini. Kenaikan harga itu disebabkan oleh tingginya curah hujan yang secara tidak langsung menyebabkan lahan pertanian rusak dan produksi menurun.

Hartati (46), pedagang sayur di Pasar Pon Jombang, mengatakan, harga sayuran naik tajam sejak musim hujan ini. Diantaranya, cabai rawit yang semula hanya Rp 7.000 sampai Rp 10.000 per kilogram kini melonjak hingga Rp 27.000.

"Harga cabai rawit kenaikannya lebih dua kali lipat. Saat ini harga cabai tembus Rp 27.000 per kilogram. Padahal sebelumnya hanya Rp 7.000. Karena harga dari petani naik, kami juga menaikkan harga jual," kata Hartati sembari menunjukkan dagangan yang ia beber, Rabu (16/1/2013).

Dia menjelaskan, kenaikan itu disebabkan oleh tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Karena sejumlah lahan pertanian yang notabene menghasilkan sayur mayur terendam air. Dampaknya, produktifitas pertanian menurun. "Karena persediaan barang rendah, maka harganya menjadi tinggi," tambahnya.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas tomat. Sebelumnya, harga tomat sebesar Rp 2.000 per kilogram, namun saat ini naik menjadi Rp 3.500 perkilogram. Sedangkan cabai besar yang semula Rp 12.000 kini naik menjadi Rp 15.000 per kilogram.

"Kenaikan harga juga terjadi pada sayur wortel. Semula harga wortel Rp 3.500 per kilogram. Namun kini naik menjadi Rp 7.000 perkilogram. Sedangkan kentang naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram," sambung Hari, pedagang sayur lainnya. [suf/kun]

Brokoli, Sayur Segudang Manfaat

Written By sayurmarket on Thursday, January 3, 2013 | 3:18 PM

Apakah Clovers menyukai sayuran? Sebaiknya jawabannya adalah iya... karena sayuran sangat baik bagi kesehatan kita. Sebut saja Brokoli, si hijau dengan manfaat yang beraneka ragam.

Brokoli merupakan salah satu antioksidan terbaik bagi tubuh. Zat sulforaphan yang terkandung di dalamnya dapat membantu tubuh untuk menetralkan zat penyebab kanker atau karsinogenik. Selain itu, brokoli juga mengandung senyawa yang mirip dengan obat – obatan untuk penyakit Alzheimer, dengan demikian, dipercaya dapat meningkatkan daya kerja otak sehingga terhindar dari mudah berkurangnya ingatan yang biasanya dialami oleh orang tua.

Bagi Clovers yang mengalami anemia, konsumsilah brokoli secara teratur untuk meningkatkan zat besi dalam tubuh sehingga anemia dapat teratasi. Kalsium yang terkandung di dalamnya pun dapat menguatkan tulang sehingga Clovers terhindar dari osteoporosis.

Masih banyak lagi kandungan nutrisi dalam brokoli selain yang telah disebut di atas, yaitu: Pro vitamin A, Vitamin C, E dan asam folat sehingga sangat baik bagi Clovers yang sedang mengandung.

Selain kaya manfaat brokoli adalah salah satu jenis sayuran yang mudah diolah dengan berbagai cara. Clovers yang menyukai menu lalapan, dapat menikmati brokoli yang dikukus atau tanpa dimasak terlebih dahulu alias mentah, tentunya setelah dicuci bersih. Bila dicampur dengan sayuran lain kemudian ditumis atau dimasukkan dalam bahan sup, brokoli akan tetap terasa nikmat.

Dari berbagai cara penyajian tersebut, penting bagi Clovers untuk mengetahui cara memilih brokoli. Pilihlah yang masih berwarna hijau segar, jangan pilih yang sudah berwarna kekuningan atau bahkan layu. Sebelum dimasak, cuci bersih dan rendam sebentar brokoli ke dalam air yang sudah dicampur garam. Hal ini penting agar ulat – ulat di dalam brokoli yang tidak terlihat oleh kita dapat keluar sehingga brokoli pun bersih.

Untuk mendapat cita rasa yang berbeda, Clovers dapat mengolahnya dengan cara dikukus bersama kentang lalu dicampur dengan keju atau bisa juga dengan saus mustard. Sajian ini dapat Clovers nikmati sebagai camilan di kala senggang. Selain nikmat, hidangan ini juga kaya manfaat.

Setelah mengetahui manfaat brokoli, semoga Clovers semakin menyukai dan siap untuk menyantapnya demi tubuh yang lebih sehat.

Salam sehat selalu,


sumber

Menata Pedagang Kaki Lima Tanpa Konsep

Written By sayurmarket on Monday, December 31, 2012 | 7:42 AM

KOMPAS - Sayuti (57), pedagang sayur-mayur, hanya terdiam melihat ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor memereteli deretan kayu penyangga tenda di Jalan Pedati, Bogor Tengah, Senin (15/10) pagi. Ia sudah merapikan lapaknya. Hanya tinggal sayur-mayur dagangannya yang siap dikeluarkannya begitu petugas meninggalkan lokasi.
”Setelah selesai, saya mau dagang lagi. Dagangan hari ini harus habis. Kalau enggak, modal saya habis,” kata Sayuti yang mengaku berjualan di jalan itu sejak tahun 1998.
Sayuti mengaku tidak memiliki modal besar. Hanya sekitar Rp 300.000, dengan omzet kotor Rp 100.000 per hari, hasil berjualan dari pagi hingga sore. Keuntungan kotor itu masih harus dipotong ongkos angkutan kota ke rumahnya di Ciawi, Kabupaten Bogor, retribusi kebersihan, dan pungutan dari berbagai pihak.
Menurut dia, untuk retribusi kebersihan, dia harus membayar Rp 2.000 per hari, sedangkan pungutan dari berbagai pihak, termasuk ”petugas”, Rp 1.000 per orang, yang jumlahnya cukup banyak. Untuk aneka pungutan, ia mengaku merogoh kocek hingga Rp 15.000. ”Paling bersih saya hanya bawa pulang Rp 50.000,” ujarnya.

Sekitar 340 petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor dan Polres Bogor Kota, Jawa Barat, Senin (15/10), menertibkan sekitar 500 pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah. Pedagang kaki lima yang jumlahnya mencapai 9.000 menjadi persoalan yang tidak kunjung bisa diatasi di Kota Bogor.

Pagi itu sekitar 340 personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor dan Kepolisian Resor Bogor Kota memadati Jalan Pedati yang bersinggungan dengan Jalan Suryakencana. Di kiri dan kanan jalan yang memiliki lebar lebih dari enam meter itu dipenuhi lapak semipermanen para pedagang. Tenda-tenda, dengan gantolan listrik, terlihat di kedua bahu jalan.
Tidak ada perlawanan dari para pedagang. Sebagian besar pedagang ikut merapikan barang dagangan dan membongkar tenda mereka. Beberapa ”koordinator” pedagang juga terlihat sibuk mengarahkan pedagang untuk melepas dan menyimpan kayu-kayu lapak.
Menurut Lili Sutarwili, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kota Bogor, pihaknya sudah melayangkan pemberitahuan kepada para pedagang beberapa waktu sebelumnya. Penertiban di Jalan Pedati hanya sementara karena Pemerintah Kota Bogor hendak mengaspal jalan itu dalam pekan ini.
Apabila pengaspalan sudah selesai, kata dia, para pedagang kaki lima bisa kembali berjualan di kawasan itu. ”Tetapi para pedagang tetap tidak boleh menggunakan tenda-tenda semipermanen. Ini, kan, sebenarnya awalnya hanya pasar tumpah,” katanya.
Penertiban mendadak
Namun, beberapa pedagang mengaku belum mendapatkan pemberitahuan bahwa hari itu akan ada penertiban, seperti diakui Irma (28) dan Mumu (31), pedagang mi ayam. Menurut mereka, penertiban berlangsung mendadak.
”Ya, kami akan tetap berjualan sampai dagangan habis. Untuk besok-besok lihat dulu apa boleh jualan apa tidak,” kata Mumu yang meneruskan usaha ayahnya sejak lima tahun silam. Ayahnya sudah lebih dari 12 tahun berjualan di jalan tersebut.
Setiap hari Mumu mengaku menyediakan Rp 10.000 untuk aneka pungutan di kawasan itu. Dengan jumlah pedagang yang mencapai ratusan orang di Jalan Pedati, perputaran uang dari aneka ”pungutan” itu terbilang cukup besar.
Belum lagi dengan pedagang kaki lima di daerah lain di Kota Bogor. Berdasarkan data Satpol PP Kota Bogor, pada tahun 2012 setidaknya terdapat 9.700 pedagang kaki lima. Para pedagang ini tersebar di berbagai jalan utama dan jalan tersier. Setiap tahun diperkirakan pertumbuhan PKL di Kota Bogor mencapai 20 persen.
Kepala Satpol PP Kota Bogor Hendi Iskandar mengakui, persoalan PKL yang tidak tertata kerap dikeluhkan masyarakat Kota Bogor. Mereka kerap menjadi salah satu penyebab kemacetan arus lalu lintas, sekaligus membuat wajah kota menjadi kumuh.
Namun, kata dia, pihaknya juga menghadapi persoalan besar dengan tidak adanya lahan relokasi bagi pedagang yang ditertibkan. Oleh karena itu, tidak jarang PKL yang sudah ditertibkan kembali ke lahan semula.
”Kalau tidak ada lahan relokasi, berapa pun anggaran penertiban yang disiapkan pemerintah, mereka (PKL) akan kembali ke tempat semula. Saya harapkan Pemerintah Kota Bogor juga bisa menyediakan lahan relokasi,” kata Hendi.
Sambil menunggu lahan relokasi, Hendi mengaku hanya bisa memindahkan PKL dari jalan-jalan utama. Sebagai contoh, mulai 18 Oktober malam, pihaknya akan merelokasi ribuan PKL di Jalan Suryakencana, Juanda, dan Empang. Ketiga ruas jalan itu harus steril dari PKL. Setidaknya akan ada 470 personel gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, kepolisian, dan TNI yang terlibat dalam penertiban PKL di tiga ruas jalan itu.
Saat ini ruas Jalan Suryakencana pada malam hingga pagi hari dipadati pedagang sayur dan pedagang daging yang menutup hampir separuh badan jalan. Para pedagang, kata dia, akan diarahkan untuk pindah ke ruas jalan lain yang ”ditoleransi”, seperti Jalan Roda dan Jalan Gudang.
Namun, penataan tanpa konsep jelas bagi nasib pedagang tidak akan pernah berhasil. Hanya memindahkan masalah, tanpa menyentuh akar persoalan. (Antony Lee)
Sumber : Kompas

Mie Sayur Panggang, Untuk "Market Day"

Written By sayurmarket on Wednesday, December 19, 2012 | 2:01 PM

Sejak minggu lalu anak saya, Widya, "excited" mempersiapkan ide produk yang akan dijualnya di "Market Day" yang diselenggarakan sekolahnya. Tujuan "Market Day" ini adalah mengajarkan matematika aplikatif dan membangun rasa "Self-Confidence" pada anak-anak. Sekolah mensyaratkan produk yang akan dijual harus memenuhi kriteria sehat dan edukatif. Tidak sulit bagi saya untuk membantu Widya menentukan ide produk sehat, karena memang banyak produk sehat yang dapat kami kreasikan dengan bahan dasar yang ada di toko kami.

Hari ini, Widya membawa "Mie Sayur Panggang" yang saya siapkan dari pagi. Bahan dasar utama adalah mie sayur helai kecil "MISAY" yang merupakan mie berbahan baku campuran terigu dan tapioka, ditambah ekstrak bayam atau tomat organik. Jika Anda tertarik, inilah bahan dan cara membuatnya.

Bahan-bahan:
- 3 bungkus mie sayur kecil "MISAY", remas-remas hingga potongan cukup kecil
- 300 gram daging cincang (pilih yang rendah lemak)
- 6 siung bawang merah, cincang halus
- 4 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sendok teh garam
- Bubuk lada dan bubuk pala secukupnya
- 1 bungkus kaldu sapi asli alami yang telah disiapkan di kemasan "MISAY"
- 1/2 bagian keju batangan "Kraft", parut halus
- 4 sendok makan susu bubuk non-instan
- 1 sendok makan tepung terigu
- 5 butir telur ayam kampung
- Sedikit mentega untuk menumis

Persiapan masakan:
- Siapkan air, didihkan, masukkan mie yang telah diremas, masak hingga matang, tiriskan
- Di wajan terpisah, tumis bawang merah dan putih hingga harum
- Masukkan daging cincang, masukkan garam, lada dan pala, tumis hingga matang
- Siapkan di gelas, sedikit air, larutkan susu dan terigu, masukkan ke wajan, aduk dan masak bersama daging cincang tadi hingga matang

Langkah akhir :
- Dalam wadah cukup besar, masukkan mie yang telah ditiriskan
- Masukkan adonan tumisan daging cincang
- Masukkan 5 butir telur ayam kampung
- Masukkan parutan keju
- Aduk semua bahan hingga rata
- Siapkan 10 cup aluminium yang biasa digunakan untuk macaroni schotel (diameter sekitar 6-7 cm), olesi cetakan dengan sedikit mentega agar masakan tidak lengket
- Bagi rata bahan makanan yang telah disiapkan ke dalam 10 cup aluminium tadi. Bagian atas ditambahkan parutan keju agar menarik
- Panggang semua cup pada oven sekitar 30-40 menit pada panas sedang hingga kecoklatan, angkat
- Mie sayur panggang siap untuk dinikmati

Widya membawa 10 cup mie sayur panggang yang berbau sedap ini, dengan ceria dan senyum lebar penuh kebanggaan........terharu saya melihatnya. "Mudah-mudahan pembeli kecilnya senang menikmati mie sehat nan lezat ini" doa saya dalam hati. (/nin 09)



portalprimasehat.blogspot.com

Sayur Gabus Pucung

Written By sayurmarket on Tuesday, December 18, 2012 | 9:23 AM

Sayur Gabus Pucung merupakan makanan khas betawi berwarna hitam pekat Pucung.

Bahan-Bahan  :

  1. Ikan gabus yang dipotong-potong dan kemudian digoreng. 
  2. Ikan gabus  lalu dimasukkan kedalam kuah hitam yang berasal dari pucung atau biasa disebut sebagai kluwek. 
  3. Sebagai tambahan bumbu dalam kuah tersebut terdapat kemiri, bawang merah, bawang putih, cabe merah, jahe, kunyit dan daun salam. 
  4. Semua bumbu dihaluskan lalu ditumis kemudian dimasukan ke dalam rebusan air.Ikan dimasak hingga lunak.
  5. Sekilas tampilan kuahnya mirip dengan rawon.

sumber

Resep Gurame Asam Manis

Written By sayurmarket on Monday, December 17, 2012 | 1:50 PM

Sayur Market, Resep Gurame Asam Manis Spesial ala Resep Masakan ini tentunya akan menjadi resep masakan istimewa dan special hidangan keluarga Anda,

Bahan Bahan :

  • 1 ekor ikan gurame
  • 1 butir bawang putih, lalu haluskan 
  • 1 sdt garam 
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya 
  • 3 sdm tepung maizena

Bahan Saus :


  • 2 butir bawang putih, lalu memarkan 
  • 1 buah bawang bombay, potong tipis bulat 
  • 1 batang daun bawang, potong tipis serong 
  • 1 buah cabai merah, potong tipis serong 
  • 2 cm jahe 
  • 1 buah timun, buang bijinya, iris bentuk korek api 
  • 1 buah wortel, iris bentuk korek api 
  • 5 sendok makan saus tomat 
  • 2 sendok teh tepung maizena 
  • 150 cc air 
  • 1 sendok teh garam 
  • 1 sendok teh gula pasir 
  • 1/2 sendok teh merica bubuk 
  • 1/2 sendok teh cuka 
  • 2 sendok makan minyak


Cara Pembuatan :


  • Campur bawang putih, garam, dan air jeruk nipis, aduk hingga rata, lalu lumurkan pada ikan gurame hingga rata, diamkan sekitar 10 menit, tiriskan. 
  • Kerat badan ikan, lumuri ikan dengan tepung maizena hingga rata, lalu goreng dalam minyak panas sampai seluruh badan ikan terendam
  • Masak hingga matang dan kering 
  • Angkat, sisihkan 
  • Panaskan minyak, lalu masukkan bawang putih dan bawang bombay, tumis hingga kuning. 
  • Masukkan daun bawang, cabai merah, jahe, timun, wortel, saus tomat, garam, gula, merica bubuk, dan cuka, aduk rata. 
  • Masukkan tepung maizena yang telah dicampur dengan air, aduk rata, masak hingga matang dan kuah mengental, angkat.

Bawang Putih Cina Membanjiri Pasar Induk Kramat Jati

Written By sayurmarket on Tuesday, December 11, 2012 | 10:12 PM

Menjelang akhir tahun 2012 ini, bawang impor asal Cina masih terus membanjiri sejumlah pasar tradisional.Salah satu penyebabnya karena pasokan bawang putih lokal mulai tersendat akibat sudah memasuki musim hujan.

Kereta Api, Solusi Angkutan Sayur dan Buah ke Kota Besar

Written By sayurmarket on Sunday, October 21, 2012 | 6:11 PM


TRANSAKSI: Kesibukan STA (Sub Terminal Agro) Sewukan darurat di Ketep, Sawangan, Magelang. (suaramerdeka.com/Tuhu Prihantoro)
MAGELANG, suaramerdeka.com - Apa jadinya cabai yang dikirim dari Magelang ke Jakarta jika terlambat sampai delapan jam? hampir dipastikan 80 persen cabai hampir busuk dan ekses dari keterlambatan itu panjang. Cabai ditolak karena kondisinya melebihi spesifikasi yang disepekati sebelumnya dengan pembeli.
Pihak pembeli juga kecewa karena tidak bisa memenuhi harapan konsumen. Penyebabnya satu, yaitu akibat lalu lintas macet di mana-mana. Perjalanan Magelang – Jakarta, kalau lancar dapat ditempuh dalam waktu 10 jam. Tetapi jika macet, waktu tempuh bisa menjadi hampir dua kali lipat lamanya.
Lamanya perjalanan mengakibatkan barang yang diangkut seperti sayur, buah dan daging, akan menjadikan rusak. Agar aman sebenarnya sudah ada teknologinya, yaitu  dengan menggunakan kendaraan  berpendingin (coolbox).
“Namun kalau sayur dan buah segar itu diangkut dengan coolbox, lalu dikeluarkan dan dijual ditempat terbuka, maka akan rusak,” kata Direktur Lembaga Konsultan dan Agribisnis “Beras Merah” Kabupaten Magelang, Ir H Soekam Parwadi, Minggu (21/10).
Menurut dia, sayur dan buah yang diangkut dengan coolbox, harus dijual pula dalam ruang berpendingin (coolroom). Tetapi perangkat itu belum ada di pasar-pasar kota, baik pasar induk maupun pasar eceran biasa. Kalau misalnya diadakan perangkat pendingin sayur dan buah itu, maka harga jualnya akan menjadi mahal dan hal itu bisa memberatkan konsumen.
Itu artinya, jika diangkut dengan kendaraan tak berpendingin, hendaknya melaju cepat, dan kendaraan darat yang bebas dari jalan macet adalah kereta api. Walau sebagian gerbongnya tua, tetapi kondisinya bersih. Yang mengesankan, keberangkatan dan kedatangan tepat waktu.
Memanfaatkan kebaikan manajemen kereta api yang semakin bagus itu, agaknya menjadi jalan keluar yang baik untuk angkutan sayur dan buah yang sangat diperlukan konsumen kota. Sejak Zaman Belanda, kereta api memang telah menjadi alat angkut hasil pertanian, karena memiliki hambatan paling kecil di jalan darat dan ongkosnya paling murah.
Dengan perbaikan manajemen PT KAI sebagai pengangkut massal, agaknya fungsi kereta api sekarang juga perlu ditingkatkan fungsinya sebagai pengangkut barang yang handal, yakni cepat, tepat waktu dan murah.
Angkutan sayur dan buah menggunakan jasa kereta api itu dapat dimulai di Jawa. Karena hampir semua daerah sentra produksi pertanian di Jawa dilintasi kereta api. Untuk kelancarannya, diperlukan STA (Sub Terminal Agro) di dekat stasiun KA. Untuk Kabupaten Magelang yang rel kereta apinya sudah tidak ada, dapat memanfaatkan jalur kereta api yang ada di Yogyakarta.
Pasar Induk Komoditi di kota besar sebaiknya juga dibangun didekat stasiun KA tujuan. Manajemen pasar induk bisa menyediakan kendaraan angkut lokal, untuk memindahkan barang dari gerbong barang kereta api ke lapak-lapak di pasar induk.
( Tuhu Prihantoro / CN26 / JBSM )

Crispy Fish and Chips

Written By sayurmarket on Monday, September 24, 2012 | 9:03 AM

Bahan: 
300 g fillet kakap/ikan dory, potong 3x5 cm
1 sdm air jeruk lemon
1 siung bawang putih, parut
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
Lapisan:
50 g tepung terigu
2 putih telur ayam, kocok hingga berbuih
150 g tepung panir kasar
minyak goreng
Saus:
100 ml mayones
1 sdt acar timun, cincang
1 sdm air jeruk lemon
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam

Cara membuat:


  • Lumuri potongan ikan dengan air jeruk, bawang, merica dan garam.
  • Taburi dengan tepung terigu hingga rata.
  • Celupkan ke dalam putih telur.
  • Lapisi dengan tepung panir. Sisihkan hingga agak kering.
  • Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kering. Tiriskan.
  • Saus:Aduk semua bahan saus hingga rata.
  • Saikan ikan dengan Saus dan French Fries.

Untuk 6 orang

Harga Sayur 22 September 2012 (Update)

Written By sayurmarket on Saturday, September 22, 2012 | 5:41 PM

Bawang Merah   1kg = Rp. 8000 
Kentang 1kg = Rp.7000
Kacang Merah 1kg = Rp.10.000
Jeruk Peras 1kg = Rp. 10.000
Tomat Merah 1kg = Rp.8000
Jeruk Limau  1kg = Rp.40.000
Timun 1kg = Rp.6000
Kacang Panjang 1kg = Rp12.000
Rawit Merah 1kg = Rp 16.000
Cabe Merah Besar 1kg = Rp.20.000
Cabe Merah Kriting 1kg = Rp.17.000
Toge Jepang 1kg = Rp.12.000
Daung Bawang 1kg = Rp 12.000


Harga bisa berubah dan nego....

Kemiri

Written By sayurmarket on Tuesday, July 10, 2012 | 1:38 AM

Kemiri, Sayur Market, Rp-0

Kemiri, sayur market jakarta, pesan kemiri, order kemiri, menyediakan aneka bumbu untuk segala masakan.

Ketumbar

Written By sayurmarket on Saturday, July 7, 2012 | 2:41 PM

Ketumbar, Sayur Market, Rp, 0

Jual ketumbar, Paket Bumbu Ketumbar, Paket Lengkap Masak, Paket Ditstributor Agen Ketumbar, Pilih Ketumbar Berkualitas
 
SayurMarket located at Jakarta , Kramat Jati, ID . Reviewed by SayurMarket rated: 4.8 / 5
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Bloggers.com